PLTA SEDERHANA
Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) merupakan salah satu pembangkit listrik yang menggunakan energi terbarukan berupa air. Salah satu keunggulan pembangkit listrik ini adalah respon nya yang cepat sehingga sangat sesuai untuk kondisi beban puncak maupun saat terjadi gangguan di jaringan.
Produksi
Cara Perakitan :
Alat :
· Obeng,
· Palu,
· Gunting seng,
· Gergaji besi,
· Solder, dan
· Alat bor listrik.
Bahan :
· Papan Alas (terbuat dari kayu ) 50x20cm
· Plat Aluminium
· Balok kayu
· Dinamo (tegangan menyesuaikan)
· Lem perekat
· Karet gelang Orin ( 2 buah )
· Pilok/cat
· As (silinder aluminium)
· Rol 5 buah (ukuran menyesuaikan)
· Lampu LED 0,5 W
· Skrup 12 buah
· Penjepit buaya ( 2 buah )
· Kabel listrik kecil 50 cm
· Minyak Pelumas Singer
Cara Perakitan :
1. Siapkan Alat dan bahan.
2. Memasang balok kayu pada papan alas.
3. Memotong plat aluminium ketebalan 1 mm,panjangnya menyesuaikan, lalu merangkainya di atas balok kayu yang telah menempel pada papan alas.
4. Membuat tempat mengalirnya air menggunakan plat aluminium (ketebalan 0,25 mm) dengan ukuran 75x9 cm, lalu lengkukan sedemikian rupa.
5. Membuat lubang skrup dan As, menggunakan alat bor listrik sebanyak 13 titik.
6. Meletakkan dinamo pada rangkaian. Dengan bantuan plat aluminium dan 2 buah Skrup lalu meletakkannya pada rangkaian sebagai berikut
7. Solder 2 buah kabel pada 2 titik aliran listrik pada dinamo, lalu sambung setiap kabel dengan sebuah penjepit buaya. Jepitkan lampu LED 0,5 W
8. Meletakkan kincir, sistem, dan 2 buah karet gelang orin pada sistem, lalu pastikan semua terpasang rapi, jangan ada yang gocak.
10. Kemudian uji terlebih dahulu, putar kincir menggunakan tangan, apakah lampu LED tersebut menyala atau tidak?
Tips Merawat Pembangkit Listrik Tenaga Air sederhana :
· Jauhkan dari anak-anak
· Jangan menggunakan PLTA sederhana di atas dalam jangka waktu yang cukup lama
· Jangan menggunakan arus air yang terlalu deras karena PLTA sederhana ini tidak dapat menahan arus air yang berlebihan. Hindari cipratan air dari aliran air terhadap dinamo agar tidak korslet.
· Pastikan ketika akan menggunakannya, seluruh sistem diberi minyak pelumas
· Jika mengganti bagian sistem, disarankan menggunakan bahan yang sejenis (suku cadang).
BEP
Pembelian Alat :
· Obeng Rp. 10.000,00,
· Palu Rp. 15.000,00,-
· Gunting seng Rp. 40.000,00,-
· Gergaji besi Rp. 5.000,00,-
· Solder Rp. 25.000,00,- Jumlah Rp. 95.000,00,-
Bahan :
1. Papan Alas (terbuat dari kayu ) 50x20 cm Rp. 25.000,00,-
2. Plat Aluminium Rp. 10.500,00,-
3. Balok kayu
4. Dinamo (tegangan menyesuaikan) Rp. 11.000,00,-
5. Lem Alteco kecil ( 1 buah ) Rp. 6.500,00,-
6. Lem Tembak ( 1 batang kecil ) Rp. 1.500,00,-
7. Karet gelang Orin ( 2 buah ) Rp. 1.000,00,-
8. Pilok warna hitam Rp. 25.000,00,-
9. As (silinder aluminium) 2 buah Rp. 2.000,00,-
10. Rol 5 buah (ukuran menyesuaikan) Rp. 12.500,00,-
11. Lampu LED 0,5 W Rp. 500,00,-
12. Skrup kecil ( 12 buah ) Rp. 3.000,00,-
13. Penjepit buaya ( 2 buah ) Rp. 3.000,00,-
14. Kabel listrik kecil 50 cm Rp. 2.000,00,-
15.Minyak Pelumas Rp. 12.250,00,-
Jumlah Rp. 149.250,00,-
NB :
Pembelian battrai kosong Rp. 150.000,00,-/100 buah
Perawatan Alat Rp. 25.000,00,-/bulan
Tidak menggunakan pegawai
Jumlah 95.000 + 149.250 + 150.000 = Rp. 394.250,00,- (Pengeluaran)
Pendapatan:
Hargai battrai per buah Rp. 2.250,00,-
Target penjualan sebulan adalah 100 buah Rp. 225.000,00,-
Untung bersih per bulan
225.000 - 175.000 = Rp. 50.000,00,-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar